MATERI 2 (ALAT PENGHASIL BUNYI)

 *TUJUAN PEMBELAJARAN*


 Mengidentifikasi dawai dan pipa organa serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Membuat kesimpulan mengenai hasil diskusi mengenai percobaan terkait pipa organa dan                       mempresentasikannya.  
  

*MATERI*

~ yuk simak pembelajaran dengan selalu bersemangat dan terus merasa ingin tahu ~ 

 *Alat Penghasil Bunyi*

a. Dawai


Ketika Anda memainkan gitar di bagian depan (dekat leher gitar), pasti bunyinya nyaring. Itu artinya, semakin pendek jaraknya, frekuensinya semakin tinggi (berbanding terbalik). Begitu pula dengan massa jenis, dan luas permukaan senarnya. Yang dimaksud dengan luas permukaan senar di sini penampang dari senar / dawai dan tentu kecil sekali kan penampangnya?Artinya, semakin kecil luas permukaannya maka frekuensinya besar. Adapun variabel yang berbanding lurus terhadap frekuensi adalah gaya. 

Coba kamu memetik gitar dengan lebih kencang, pasti suaranya lebih nyaring. Bandingkan dengan petikan yang lembut dan pelan, pasti bunyi yang keluar akan lebih rendah.

Gitar merupakan alat musik yang menggunakan dawai sebagai sumber bunyinya. Gitar dapat menghasilkan nada-nada yang berbeda dengan jalan menekan bagian tertentu pada senar itu saat dipetik. Nada yang dihasilkan dengan pola paling sederhana disebut nada dasar, kemudian secara berturut-turut pola gelombang yang terbentuk menghasilkan nada atas ke 1, nada atas ke 2, nada atas ke 3 dan seterusnya. Baca dengan baik uraian tentang nada-nada pada dawai.

Nada Dasar

Nada Dasar terjadi apabila sepanjang dawai terbentuk 1/2 gelombang seperti pada gambar. Tali dengan panjang L membentuk ½ λ, 

Sehingga : L = ½ λ maka λ = 2L. Maka frekuensi nada dasar adalah

Nada Atas ke-1

Nada atas ke 1 terjadi apabila sepanjang dawai terbentuk 1 gelombang. Tali dengan panjang L membentuk 1 λ. 

L = 1 λ maka λ = L


Frekuensi nada atas ke 1 adalah 

Nada Atas ke-2 


Nada atas ke 2 terjadi apabila sepanjang dawai terbentuk 1 ½ gelombang. Tali dengan panjang L membentuk 1 ½ λ atau 3/2 λ

L = 3/2 λ maka λ = 2/3 L

Frekuensi nada atas ke 2 adalah 

Berdasarkan data diatas dapat diambil kesimpulan bahwa frekuensi nada atas ke n

Frekuensi-frekuensi dan seterusnya disebut frekuensi alami atau frekuensi resonansi.

Perbandingan frekuensi-ferkuensi di atas, yaitu




b. Pipa Organa



Adapun sumber bunyi yang menggunakan kolom udara sebagai sumber getarnya disebut juga pipa organa contohnya pada seruling, terompet, atau piano. Pipa organa dibagi menjadi pipa organa terbuka dan pipa organa tertutup.




1. Pipa organa terbuka

Nada dasar 

Jika sepanjang pipa organa terbentuk 1/2 gelombang, maka nada yang dihasilkannya disebut nada dasar

L = ½ λ maka λ = 2L

sehingga persamaan frekuensi nada dasar untuk pipa organa terbuka

Nada atas ke-1

Jika sepanjang pipa organa terbentuk 1 gelombang , maka nada yang dihasilkannya disebut nada atas ke 1. Pipa organa dengan panjang L, dimana 

L = 1 λ maka λ = L

Frekuensi nada atas ke 1 adalah

Nada atas ke-2 

Jika sepanjang pipa organa terbentuk 3/2 gelombang , maka nada yang dihasilkannya disebut nada atas ke 2. Pipa organa dengan panjang L, dimana 

L = 3/2 λ maka λ = 2/3 L

Persamaan nada atas ke 2 yaitu


Berdasarkan data diatas dapat diambil kesimpulan bahwa frekuensi nada atas ke n pada pipa organa terbuka dapat ditentukan dengan rumus


Perbandingan frekuensi nada-nada yang dihasilkan oleh sumber bunyi berupa pipa organa terbuka dengan frekuensi nada dasarnya merupakan bilangan bulat dengan perbandingan 

2. Pipa organa tertutup

Nada dasar 

Jika sepanjang pipa organa terbentuk 1/4 gelombang, maka nada yang dihasilkannya disebut nada dasar. Persamaan pipa organa tertutup untuk nada dasar adalah

Nada atas ke-1

Jika sepanjang pipa organa terbentuk 3/4 gelombang , maka nada yang dihasilkannya disebut nada atas ke 1. 

L = ¾ λ maka λ = 4/3

Persamaan pipa organa tertutup untuk nada atas ke 1 adalah

Berdasarkan data diatas dapat diambil kesimpulan bahwa frekuensi nada atas ke n pada pipa organa tertutup dapat ditentukan dengan rumus :


Perbandingan frekuensi nada-nada yang dihasilkan oleh sumber bunyi berupa pipa organa tertutup dengan frekuensi nada dasarnya

Yukk simak video berikut untuk penjelasan lebih lanjut mengenai dawai dan pipa organa!


Contoh Soal 
Sebuah pipa organa yang terbuka kedua ujungnya memiliki nada dasar dengan frekuensi sebesar 300 Hz. Tentukan besar frekuensi dari : 
a) Nada atas pertama 
b) Nada atas kedua 
c) Nada atas ketiga

Pembahasan 
Perbandingan nada-nada pada pipa organa terbuka memenuhi, dengan: 
fo adalah frekuensi nada dasar 
f1 adalah frekuensi nada atas pertama 
f2 adalah frtekuensi nada atas kedua 
dan seterusnya.






Share:

0 comments:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya
Assalamu'alaikum, halo sobat literasi. selamat datang di web literasi saya Wilda Guspa Aulia Mahasiswi di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, berasal dari provinsi Kota Pekanbaru